Minggu, 11 Juni 2017

Penjualan Peralatan Rumah Tangga Seret, Kawan lama Sejahtera Bidik Pasar Ekspor

Kinerja perusahaan PT Kawan Lama Sejahtera mengalami penurunan selama tahun 2016 dibanding tahun 2015. Namun tahun ini, perusahaan furniture dan aluminium yang pabriknya berada di kawasan juanda, Sidoarjo ini, optimistis mengalami peningkatan pada produk yang berbahan baku aluminium seperti tangga, kursi, box tools.
"Kami masih optimis dan tahun ini bisa mengalami peningkatan. Meski masih ada perlambatan pasar yang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti laju inflasi tinggi, daya beli konsumen melemah, juga ketatnya kompetisi dengan produk sejenis," kata Kosasih, Direktur PT Kewan Lama Sejahtera, saat paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Surabaya, Jumat (9/672017) lalu.
Tahun 2017 ini, perseroan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten LMPI ini, menargetkan penjualan sebesar Rp 474 miliar.

Angka ini naik dibanding realisasi penjualan tahun 2016 lalu yang sebesar Rp 412 miliar. Sepanjang tiga bulan pertama 2017, penjualan sudah tercatat sebesar Rp 98 miliar atau mengalami penurunan dibanding penjualan di periode yang sama tahun lalu dan rata-rata penjualan produk tangga bisa mencapai 5 persen/tahun atau sekitar terjual 2,5 juta unit dari keseluruhan produk berbahan aluminium.
"Namun kami berharap pada triwulan kedua ini kinerja perseroan akan membaik seiring dengan momen Ramadan dan Lebaran. Biasanya momen ini mampu mendongkrak penjualan perseroan," ungkap Kosasih.
Hingga akhir tahun penjualan perseroan diharapkan tumbuh 15 persen dibanding realisasi tahun lalu. Dengan rincian target penjualan sebesar Rp 474 miliar, dan target laba bersih sebesar Rp 9 miliar. Tahun lalu, laba bersih perseroan mencapai Rp 6,93 miliar.
Corporate Secretary PT Kawan Lama Sejahtera, Hendri Subianto menambahkan, upaya mencapai target tersebut, ada beberapa hal yang akan dilakukan perseroan, di antaranya dengan memperkuat penjualan ekspor, khususnya ke kawasan Asia, seperti, Malaysia serta ke kawasan Timur Tengah.
"Saat ini penjualan ekspor kita memberikan kontribusi sebesar 3 persen, dan tahun ini akan ditingkatkan menjadi 5 persen," ujarnya.
Selain itu, perseroan juga akan menggenjot produk-produk yang selama ini menjadi andalan, seperti divisi alat masak aluminium, divisi pipa dan fitting, serta divisi perabotan rumah tangga.
Perseroan juga bakal menggenjot produk yang memberi nilai tambah lebih tinggi dan lebih fashionable yang menyasar segmen atas.
"Memang untuk produk-produk ini ceruk pasarnya kecil. Namun ini memiliki nilai jual tinggi, dan persaingan di segmen ini tidak seketat segmen menengah bawah," tukasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar